Pertamina Patra Niaga Perkuat Inklusivitas dan Lingkungan lewat Klinik Pengasuhan Banyuwangi

BANYUWANGI – Komitmen PT Pertamina Patra Niaga dalam membangun sumber daya manusia berkelanjutan dan berbasis potensi lokal kembali terwujud nyata. Bertempat di Rumah Literasi Indonesia, Banyuwangi, Klinik Pengasuhan resmi dibuka (01/10/2026) langsung oleh Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mayjen (Purn) Sabar Yudo Suroso.

Hadirnya Klinik Pengasuhan ini menjadi tonggak penting integrasi antara perhatian pada tumbuh kembang anak dan pemberdayaan masyarakat. Dalam sambutannya, Sabar Yudo Suroso menegaskan bahwa PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang berdampak jangka panjang.

“PT Pertamina Patra Niaga sangat mendukung dan hadir penuh dalam membangun sumber daya manusia yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya membawa dampak ekonomi, tetapi juga memberi nilai tambah sosial dan lingkungan,” ujar Yudo di sela-sela peresmian.

Secara khusus, Yudo memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Program GANDRUNG (Gerakan Pemberdayaan dan Pelestarian Lingkungan) yang diinisiasi oleh Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Tanjung Wangi, Banyuwangi. Program inovatif ini dinilai sukses menggabungkan fokus pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dengan gerakan pelestarian lingkungan.

Suasana peresmian kian hangat dan menyentuh saat anak-anak dari Rumah Literasi Indonesia tampil memukau panggung acara. Dengan penuh semangat, mereka membawakan lagu Laskar Pelangi dan Indonesia Pusaka. Tidak sekadar bernyanyi, kepiawaian mereka makin terasa berkat harmoni alunan musik angklung yang dimainkan secara kolaboratif.

Tak hanya pertunjukan seni, acara ini juga menjadi ajang unjuk kebolehan bagi UMKM binaan PT Pertamina Patra Niaga. Berbagai stan produk lokal turut dipamerkan untuk memperlihatkan geliat ekonomi warga sekitar.

Scroll to Top