Emakku yang mulai 4.0, Apalagi Bapak?

“Kamu tak perlu takut akan zaman yang selalu berubah, yang harus kamu takuti adalah ketika dirimu sendiri yang tetap pada posisinya, tak bergeming” -Bolang- Mereka bilang zamannya sudah berubah. Banyak yang telah berubah dan bahkan tak sedikit dari mereka yang “dirubah” oleh tuntutan zaman. Entahlah, mungkin ada banyak diluar sana…

Continue Reading

AGUSTUSAN: ANTARA PERAYAAN DAN MUHASABAH

Oleh: Achmad iqbal (Dosen universitas 17 Agustus 1945 banyuwangi)   Agustus adalah bulannya rakyat Indonesia. Tahun ini, tepat 74 tahun Negara tercinta ini lepas dari belenggu penjajah menuju kemerdekaan. Soal benar-benar “merdeka” atau tidak itu dibahas dilain waktu saja. Agustus di Indonesia memang sangat spesial. Setiap tahunnya pernak-pernik khas agustusan…

Continue Reading

Ruang Publik Kota Sebagai Ruang Demokratis

Saya turut prihatin dengan pengusiran satpol PP kepada relawan literasi yang setiap minggunya menggelar lapak baca di Taman Blambangan. Saya kenal baik dengan para pegiat ini, baik dari Rumah Literasi Indonesia dan komunitas Baca Semenjana. Tentunya sangat apresiatif dengan gerakan kawan-kawan ini. Pengusiran lapak baca di Taman Blambangan ini tentu…

Continue Reading

Mimpi Itu Juga Kami Temukan Di Rumahmu

Saya belum bisa move on dari rumahmu. Oleh Nurul Hikmah Rumahmu terbitkan mimpi. Minggu, 22 Oktober 2017, entah minggu yang keberapa kami membuka dan menginisiasi rumah baca mandiri dalam tiga tahun terakhir. Yang jelas ada berpuluh-puluh minggu dalam tiga tahun. Ada ribuan lingkaran disetiap pembukaan rumah baca. Ada ratusan binar…

Continue Reading

Balada Ibu dan Gangguan Bahasa Ekspresif

Saya diajari banyak hal oleh anak-anak, bahwa mencintai berati memulyakan satu sama lain, memberi cinta tanpa syarat bukan berarti mencintai apa adanya. Ciiiieeee mirip lagunya tulus "jangan cintai aku apa adanya". Rasanya anak-anak pun demikian. Ini kakak usianya sudah hampir 30 bulan. Tumbuh kembangnya normal tidak ada keterlambatan motorik dan…

Continue Reading
Close Menu