Ruang Publik Kota Sebagai Ruang Demokratis

Saya turut prihatin dengan pengusiran satpol PP kepada relawan literasi yang setiap minggunya menggelar lapak baca di Taman Blambangan. Saya kenal baik dengan para pegiat ini, baik dari Rumah Literasi Indonesia dan komunitas Baca Semenjana. Tentunya sangat apresiatif dengan gerakan kawan-kawan ini. Pengusiran lapak baca di Taman Blambangan ini tentu…

Continue Reading

Mimpi Itu Juga Kami Temukan Di Rumahmu

Saya belum bisa move on dari rumahmu. Oleh Nurul Hikmah Rumahmu terbitkan mimpi. Minggu, 22 Oktober 2017, entah minggu yang keberapa kami membuka dan menginisiasi rumah baca mandiri dalam tiga tahun terakhir. Yang jelas ada berpuluh-puluh minggu dalam tiga tahun. Ada ribuan lingkaran disetiap pembukaan rumah baca. Ada ratusan binar…

Continue Reading

Balada Ibu dan Gangguan Bahasa Ekspresif

Saya diajari banyak hal oleh anak-anak, bahwa mencintai berati memulyakan satu sama lain, memberi cinta tanpa syarat bukan berarti mencintai apa adanya. Ciiiieeee mirip lagunya tulus "jangan cintai aku apa adanya". Rasanya anak-anak pun demikian. Ini kakak usianya sudah hampir 30 bulan. Tumbuh kembangnya normal tidak ada keterlambatan motorik dan…

Continue Reading

Berpendidikan, iya. Tapi Terdidik, belum tentu

“...apa guna kita memiliki sekian ratus ribu alumni sekolah yang cerdas, tetapi massa rakyat dibiarkan bodoh? Segeralah kaum sekolah itu pasti akan menjadi penjajah rakyat dengan modal kepintaran mereka”. (Y. B. Mangunwijaya) Banyaknya generasi muda yang mengenyam pendidikan diberbagai pesantren dan perguruan tinggi menjadi aset berharga yang dimiliki bangsa ini.…

Continue Reading

Cerita baik dari Margomulyo

Menuju Desa Margomulyo. Jarak tempuh perjalanan kurang lebih 2-3 jam menggunakan motor/mobil dari Banyuwangi Kota. Melewati jalan berbatu sekitar 5 km. Kali ini kami belajar mengelola semangat dari mereka. Namanya Molla Maulidi. Ia salah satu penggerak literasi di desa Margomulyo Glenmore. Mari kita tengok perjalanannya. Ia tahu RLB sejak 2015.…

Continue Reading

Refleksi Culture Everyday

Culture Everyday oleh faisal Riza Pihak-pihak resmi di kota kabupaten paling ujung timur pulau jawa, sejak beberapa tahun terakhir sibuk menjajagi dan coba mematangkan konsep pembangunan seni dan budaya dalam rangka 'kultural edukatif' di tujukan bagi kalangan pelajar yang notabene kalangan generasi muda. Paralel dengan itu harapannya tentu tak sekedar…

Continue Reading

Selamat Ulang Tahun Perjalanan

Pada pertengahan 2014, bulan puasa tepatnya. Ada pesan masuk di gawai saya dari seseorang yang mengaku salah satu relawan gerakan Turun Tangan Banyuwangi mengundang untuk bertemu. Saya yang masa-masa itu masih aktif di salah satu organisasi mahasiswa ekstra kampus memang mudah tertarik dengan komunitas baru untuk menambah wawasan. Layaknya aktifis…

Continue Reading

Permainan Tradisional Bisa Tangkal Kecanduan Gawai

Oleh Tunggul Harwanto Tak bisa dipungkiri lagi, di zaman informasi dan tekhnologi yang semakin maju ini, seringkali kita melihat anak-anak sibuk dengan gedgetnya masing-masing. Bahkan banyak kita temui orangtua membiarkan anak-anaknya terpapar gadget sejak dini tanpa ada pengawasan. Lebih parah lagi, orangtua tak hanya membiarkan tapi justru memfasilitasi. Terkadang banyak…

Continue Reading

Berikan kesempatan anak untuk bertumbuh

Kesabaran sangat dibutuhkan dalam mendidik anak. Sebab anak selalu butuh waktu untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Seringkali kita melihat dan mendengar cerita tentang orangtua yang tergesa-gesa untuk mengatasi masalah anak. Contoh kecil misalnya ketika anak kesulitan memakai sepatu, orangtua yang tidak bersabar, biasanya tugas memakai sepatu diambil alih oleh orangtua, dengan…

Continue Reading
Close Menu