Beberapa Hal Ini Harus Diperhatikan Untuk Keberlangsungan Rumah Baca

5. Buku

Buku adalah unsur paling penting dalam kampanye baca di rumah baca, meski bukan yang utama. Karena memulai rumah baca tak mesti harus dengan buku. Mulailah membuat rumah baca dengan apa yang kamu bisa. Jika yang kamu punya hobi. Maka mulailah dengan hobimu. Contoh, kamu suka menari, melukis, memasak dll, ajak anak-anak sekitar target pengunjung rumah baca untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan hobi mereka.

6. Kolaborasi

Kolaborasi dalam mengelola rumah baca tak terelakkan. Dengan kolaborasi kamu tidak akan kehabisan Ide dalam mengelolanya.

7. Cita-cita terus tumbuh
Pegiat literasi (relawan) harus dapat menumbuhkan mimpi atau cita-citanya.

8. Tidak pernah berhenti (never give up)
Jangan berhenti berbuat baik.

 

Tiga tahun mengkampanyekan gerakan seribu rumah baca bak menjelma perjalanan spiritual. Perjalanan seorang hamba yang terus mencoba berusaha meyakini jalannya menjadi manusia yang bermanfaat. Banyak cerita, suka duka mengistiqomahkan pikiran dan hati para relawannya.

 

___________________________________________

NURUL HIKMAH

Co founder Rumah literasi banyuwangi, Pengelola Rumah Baca sahabat kecil ketapang, pengajar di PAUD sahabat Kecil, dan relawan rumah literasi indonesia

Scroll to Top