Hujan dan Rindu

Kabut mulai pekat

Matahari pun seakan ikut dilumat

Yang tinggal hanya gelap dan senyap

 

Perlahan kabut pekat pun menyatu

Seperti sebuah irama lagu

Menciptakan sebuah kesan baru

Tentang bisikan angin yang mendayu-dayu

Seperti isyarat tentang sajak rindu

 

Angin terus berbisik

Memeluk sekumpulan kabut

Mengisyaratkan agar melepaskan

semua rasa yang mulai hanyut

 

Tetesan itupun mulai jatuh

Membuat perasaan semakin pilu

Membuat otak mengulang kembali

kenangan yang telah lama berlalu

Membuat hati yang teguh

menjadi runtuh

 

 

 

Saat tetesan menjadi hujan

Hati semakin tak kuasa untuk berangan

Tentang sebuah keajaiban

dimana terbalasnya sebuah kerinduan

 

Sudah terlalu lama hati memungkiri

Nyatanya, semua makin tak berarti

Rindu yang datang semakin memaksa

Untuk menunjukkan setiap rasa

 

Disini…

Dihadapan kabut yang pekat

Dan hujan yang lebat

Hatiku menyerah pada rasa

yang selalu membelenggu

Rasa itu adalah rindu

Kepadamu…

Oleh : Shifas