Bertempat di kaki Gunung Remuk, Desa Ketapang, pegiat literasi bekerjasama dengan Karang Taruna menyelenggarakan Streetshop. Sebuah program donasi untuk gerakan pendidikan dengan mengumpulkan barang layak pakai hasil sumbangan masyarakat yang kemudian dikemas dan dijual kembali untuk warga sekitar rumah baca.

Ada beragam jenis barang yang bisa disumbangkan untuk Streetshop alias “Warung Jalanan” ini. Mulai dari pakaian, barang elektronik, kerajinan hingga perabotan rumah tangga yang masih layak pakai. Tidak hanya berupa barang, bagi mereka yang ingin turut berkontribusi untuk membantu pengembangan gerakan literasi masyarakat, warga juga bisa mendonasikan uang untuk disalurkan kepada anak yatim piatu maupun kelompok dhuafa.
Merin, Koordinator Streetshop menjelaskan bahwa kegiatan ini memang sudah berlangsung secara reguler, puncaknya biasanya lebih meriah saat bulan kemerdekaan. Merin menambahkan, program ini sekaligus untuk merayakan Hari Ulang Tahun Rumah Baca Sahabat Kecil.
“Antusias warga yang ingin menyumbang begitu besar, ini bukti bahwa nilai gotong-royong masih tumbuh menjadi identitas warga desa. Termasuk, semangat warga yang ingin belanja mendapatkan barang-barang yang berkualitas”, jelas Merin, perempuan yang sekaligus menjadi Sekretaris Karang Taruna Tunas Literasi Paliran (Tulip).

Sumbangan barang layak pakai tidak hanya dari relawan yang selama ini terlibat dalam gerakan literasi. Mulai dari Perangkat Desa Ketapang, Kelompok PKK, Komunitas sampai para pengusaha juga ikut menyumbangkan barangnya agar bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat.