Tumbuhkan Semangat “Iuran Publik” Lewat Acara “Voluntary Capacity Building”

Narasumber yang diundang untuk menjadi fasilitator adalah mereka yang sudah lama bergerak di bidangnya, sehingga peserta dapat menggali banyak pengalaman yang sudah dialami oleh narasumber secara langsung.

Devi, peserta asal Kota Jember, mengungkapkan keseruannya saat mengikuti acara VCB 2019. Baginya, pengalaman belajar selama 3 hari ini yang paling berkesan adalah tentang semangat kerelawanan yang dibangun oleh peserta dan panitia penyelenggara.

“Baru kali ini, saya mendapatkan materi tentang kerelawanan. Pengalaman berharga ini akan menjadi model saya sebagai seorang relawan dan akan saya tularkan kepada anak-anak muda setelah pulang ke kampong halaman”, ungkap Devi, perempuan yang juga gemar membaca novel.

Rumah Literasi Indonesia juga menggandeng beberapa lembaga dan komunitas untuk bisa diajak terlibat dalam mensukseskan kegiatan VCB 2019. Mulai dari lembaga yang bergerak di bidang advokasi publik, akademisi, pegiat pendidikan, penulis juga para sineas lokal.

Salah satu visi digagasnya VCB adalah menumbuhkan semangat “Iuran Publik” dalam membangun sumber daya manusia di tingkal lokal. Hal ini bisa dilihat dari mekanisme untuk menjadi peserta, dimana peserta harus membayar sendiri kebutuhan selama 3 hari penuh termasuk pantia tidak menanggung biaya akomodasi.

Scroll to Top