Yang lebih menarik, relawan yang baru bergabung di kegiatan Bookbuster bisa merasakan dan melihat langsung potret pendidikan di sebuah kampung. Dimana ada banyak sekali tantangan yang dihadapi para penggerak rumah baca untuk bisa bertahan menyiapkan dan mengembangkan ekosistem belajar yang positif.
Betty, founder TBM Salamrejo yang disambangi relawan Bookbuster ini mengaku senang karena bisa mendapat dukungan buku-buku yang jumlahnya sangat banyak. Selama ini, ia belum pernah melihat dan terlibat dalam kegiatan yang semacam ini.
“Gak nyangka aja bisa dapat buku bacaan sebanyak ini. Anak-anak biasanya rebutan kalau mau baca buku, tapi sekarang mereka bisa memilih sesuai dengan apa yang ingin dibaca karena jumlahnya semakin banyak.”, ungkap Betty.

TBM Salamrejo dipilih menjadi lokasi target Bookbuster 2021 Etapi I karena melihat antusiasme kegiatan anak-anak di kampung tersebut. Meskipun TBM ini baru didirikan, tapi semangat relawan penggeraknya bisa dilihat dan dirasakan manfaatnya. Ada banyak program-program kreatif yang sudah dikerjakan sehingga hal ini menjadi salah satu indikator lokasi Bookbuster dilaksanakan selain memang TBM Salamrejo adalah anggota jejaring RLI yang aktif.
Untuk etape selanjutnya, tim Bookbuster yang dimotori oleh Molla Maulidi akan terus menggalang donasi buku sebelum disalurkan kepada rumah baca yang menjadi target kegiatan. Kemungkinan setelah pertengahan tahun tim akan melakukan maping rute Bookbuster di daerah selatan Banyuwangi.