
Nurul Hikmah, Project Manager Gerakan 1000 Rumah Baca menyampaikan pentingnya keberadaan rumah baca sebagai pusat belajar bagi masyarakat. Menurutnya, rumah baca bukan hanya urusan mengkoleksi buku bacaan saja namun yang lebih penting adalah tentang proses belajar yang melibatkan publik untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya di berbagai aspek kehidupan.
“Sekolah Pengasuhan ini memiliki Kurukulum Wajib yang menjadi sumber belajar bagi orangtua. Mulai dari bicara tentang model sekolah pengasuhan, tumbuh kembang, keterampilan dalam pengsuhan, mengelola emosi, literasi digital, literai keuangan dan beberapa hal yang berkaitan dengan layanan peer support yang melibatkan para professional”, Ungkap Nurul Hikmah yang juga sebagai Kepala Sekolah PAUD Sahabat Kecil.

Saat ini sudah ada sekitar 50 Kepala Keluarga yang terlibat dan terbagi dalam 3 Kelompok di 2 Dusun, yaitu dusun Gunung Remuk dan Dusun Pancoran. Selanjutnya, Nurul Hikmah menjelaskan akan melakukan ekspansi di dusun yang lain termasuk beberapa Desa yang sudah memiliki relawan/pegiat literasi dan berjejaring dengan Rumah Literasi Indonesia.
