“Sebagai pemuda, ketika diberi amanah untuk memimpin organisasi, maka kita semua harus siap. Sebab kemampuan memimpin organisasi adalah proses belajar yang akan dialami oelh semua anggota. Tidak hanya saya sebagai ketua”, jelas Isma, mahasiswa yang juga sebagai pengajar di PAUD Sahabat Kecil.
Julukan Ketapang sebagai Desa Literasi tentu menjadi semangat baru bagi masyarkatnya. Apalagi tepat pada tanggal 26 Juli 2018, Desa Ketapang menyabet Juara 1 dan Juara Fafvorit dalam Lomba Video Kreatif Desa 2018 yang diadakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Banyuwangi dengan mengusung judul Desa Literasi “Membangun Indonesia Dari Kampung Halaman”

Kepala Desa Ketapang, Slamet Kasihono menjelaskan ia merasa bangga atas kerja kolaborasi antara pemerintah Desa dengan pegiat literasi di desanya. Apalagi ada 2 Rumah Baca yang selama ini masih aktif untuk memfasilitasi anak-anak di sekitar untuk belajr dan bermain.
“2 Tahun kami menginisiasi Desa Literasi dengan semangat gotong-royong. Dampaknya saat ini mulai tumbuh kesadaran bahwa mendidika adalah tanggungjawab public, sehingga sinergitas antara pemerintah dan masyarakat harus terus dirawat. Dengan cara ini kita bisa melahirkan generasi yang berwawasan dan berkarakter”, ungkap Kepala Desa.