JNE : MERAWAT HARAPAN, MEMBANGUN INDONESIA DARI KAMPUNG HALAMAN

Untuk menopang berbagai aktivitas pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pedesaan dibutuhkan kerja-kerja kolaborasi. Misal, untuk memastikan dukungan buku-buku baru ke jaringan rumah baca yang ada di pelosok-pelosok desa diperlukan jasa pengiriman (ekspedisi) sehingga akses buku berkualitas bisa sampai di tangan anak-anak rumah baca.

Salah satu perusahan ekspedisi yang kami percaya adalah JNE. Kehadiran dan kontribusinya  menjadi sangat penting, sebab JNE menjadi salah satu perusahaan jasa pengiriman terbesar di Indonesia dengan jaringan layanan yang sangat luas. DI usia yang saat ini sudah 32 tahun, JNE terdepan dalam melakukan inovasi guna meningkatkan kualitas layanan dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggan.

Secara reguler, setiap 6 bulan Rumah Literasi Indonesia selalu berkomitmen untuk memberi support buku bagi puluhan rumah baca yang dikumpulkan bertahap melalui para donator baik individu, komunitas maupun perusahaan. Puluhan ribu buku yang telah sampai ke tangan mungil anak-anak di kampung tentu berkat peran JNE yang telah membantu distribusi ke puluhan desa di Jawa Timur. Melalui sumber belajar yang beragam tersebut, anak-anak terus mendapatkan stimulus agar meniat membaca semakin meningkat.

Tak hanya urusan buku, JNE juga memainkan peran penting memperkuat dan menggerakkan perekonomian masyarakat desa. Salah satu produk kerajinan UMKM yang dikelola bersama di Rumah Literasi Indonesia adalah “Sedotan Bambu” yang saat ini tak hanya dipasarkan di tingkat lokal, namun juga tembus ke berbagai kota besar di Indonesia bahkan beberapa negara di Asia dan Eropa.

Sedotan bambu yang menjadi produk khas dan menjadi unggulan di desa Ketapang ini mulai banyak digemari pelaku usaha kuliner seperti warung, rumah makan, café dan resto. Selain unik, produk sedotan bambu ini juga sebagai ikhtiar mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan bentuk kampanye dalam mendukung produk ramah lingkungan.

Saat ini, cakupan pemasaran online tidak mengenal jarak atau seberapa luas sebuah wilayah. Lewat genggaman tangan, sebuah teknologi mempu menghantarkan UMKM ikut berkontribusi menggerakkan sektor ekonomi kecil. JNE tentu menjadi mitra strategis, sebab memiliki lebih dari 7.000 cabang dan kurang lebih 5.000 karyawan di seluruh Indonesia.

Membangun Indonesia Dari Kampung Halaman

Kedepan kita tahun tak ada bangsa yang bisa bersembunyi dari globalisasi. Era dimana pergaulan dunia semakin terbuka yang bukan saja membawa keuntungan namun juga tidak sedikit diikuti juga dengan dampak yang kadang susah dikendalikan. Masa depan menjadi semakin susah ditebak dan kadang diluar dugaan memberikan kejutan kejutan yang bisa mengancam kehidupan masyarakat baik dari dimensi politik, ekonomi, sosial maupun budaya.

Tantangan berikutnya soal kemandirian. Dibutuhkan penguatan komunitas di tingkat desa agar masyarakat tidak selamanya bergantung pada pemerintah. Dengan kata lain melalui program “Desa Literasi” masyarakat mampu mengasah kreatifitas dan inovasi dalam menjawab berbagai persoalan di lingkungan, sebab pada prinsipnya masyarakat telah memiliki modal sosial yang oraganik sebagai amunisi untuk melakukan perubahan di lingkungannya.

Bangkit bersama adalah kunci. Berpengalaman dalam kurun waktu 3 dekade, JNE telah menjelma menjadi “Penghubung Kebahagian”. Mendekatkan akses, mengantar, membagikan, atau penghubung kebahagiaan kepada setiap orang dengan cara dan layanan terbaik. Kami percaya, bahwa segala upaya kolaborasi yang dimulai dengan langkah-langkah kecil di desa akan terus menyala. Kami menyebutnya sebagai manifestasi “Membangun Indonesia Dari Kampung Halaman”.

#JNE32tahun

#JNEBangkitBersama

#jnecontentcompetition2023

#ConnectingHappiness.

Scroll to Top