“Saat ini film yang bertema tentang pendidikan masih sangat sedikit, apalagi saat ini kita tahu bahwa budaya baca anak-anak masih rendah. Melalui film ini, saya dan pegiat literasi punya metode yang afektif untuk membuat lingkaran diskusi sehingga mampu menumbuhkan kesadaran kritis mereka yang mengikuti acara nonton bareng keliling rumah baca”, jelas Faisal Riza
Terkait dengan kondisi film anak-anak di Indonesia, Faisal mengakui memang saat ini ada tren yang tidak terlalu menggembirakan di tengah banyaknya produksi film Indonesia yang cenderung kurang mendidik dan mengutamakan sensasi seperti cerita horor dan kisah remeh-temeh yang tidak mendidik.
“Diakui atau tidak, permintaan pasar sehingga film-film bermutu tentang sejarah atau hal-hal lain yang mendidik kurang mendapat apresiasi oleh rumah produksi. Inilih yang menjadi keprihatinan saya dan teman-teman. Anak-anak seringkali terpapar film yang tidak mendidik,” jelasnya.

Selanjutnya, selain sibuk berkeliling untuk mengadakan nonton bareng, Faisal rencananya akan membuat film yang masi bertema tentang pendidikan. Ia akan mengangkat kiash nyata seorang anak Punk yang berjuang mengikis stigma dengan mendedikasikan dirinya berkaya dalam misi kemanusiaan. Salah satunya ikut terlibat dalam menginisiasi rumah baca bagi masyarakat serta ia masih aktif mengajar ngaji. Film ini akan rilis akhir bulan April atau paling lambat awal Mei 2018.
Nah bagi kalian yang penasaran untuk membuat lingkaran diskusi pendidikan bersama Rumah Literasi Indonesia yang dikemas dengan agenda nonton bareng. Bisa langsung kunjungi Fans Page kami di Facebook atau bisa via WA untuk mengundang kedatang kami.
Kontak Person : 085293436081 / Faisal