Melalui Project INOVASI, LPKIPI dan Pemkot Batu Inisiasi Kota Literasi

Untuk menambah khazanah ilmu dan isnpirasi dalam gerakan literasi, LPKIPI juga mengundang hadirkan 2 narasumber. Pertama, Gunawan selaku Konsultan Bidang Kebijakan dan Tata Kelola Pemerintah untuk program INOVASI. Dalam kesempatan ini Gunawan sebagai pendamping yang akan membatu mengawal konten yang ada di dalam Perwali. Produk kebijakan ini akan menjadi “guide line” bagi pemerintah, masyarakat dan sector swasta. Sebab, di Kota Batu ada banyak sekali perusahan yang bisa diajak untuk bersama-sama membangun Kota Literasi.

Narasumber yang kedua, Tunggul Harwanto, Founder Rumah Literasi Indonesia. Ia diundang hadirkan untuk memberikan materi tentang Desa Literasi. Pengalaman menginisiasi Desa Literasi di Desa Ketapang, Kabupaten Banyuwangi ini dilirik oleh Pemerintah Kota lewat LPKIPI, sehingga Tunggul hadir untuk berbagi pengalaman dan langkah strategis tentang semangat gerakan dalam membangun Desa Literasi.

“Kota Batu sangat potensial menjadi Kota Literasi, sebab Pemerintah Kota sangat responsive untuk diajak berdiskusi mengembangkan kebijakan terkait literasi. Begitu juga antusias dari lembaga pendidikan dan masyarlat yang diundang dalam acara FGD ini telah memiliki banyak sekali Good Practice. Melalui perwali pemerintah desa tentu akan lebih termotivasi untuk mengembangkan Desa Literasi bersama masyarakatnya”, ungkap Tunggul saat mengawali diskusi.

Lebih lanjut dijelaskan, membangun infrastruktur Kota Batu memang harus dibarengi dengan sistem yang terintegrasi, serta yang tak kalah penting adalah keterlibatan komunitas. Hal ini akan mempermudah pencapaian program dan pengembangan budaya literasi. Termasuk menjadikan kearifan lokal yang ada sebagai sumber belajar.

 

 

Scroll to Top