Bukan pangeran diponegoro, ini dia Pangeran diPondoknongko

Absor Keringetan.
Ia mencoba mengabsen lagi.
Anjel!
Enjel (angel) kak absooor… 😂
Arane kari soro-soro kaaaakk..😂😂

Guru-guru SD yang juga sempat melihat absor, membina anak-anaknya juga tak mampu menahan tawa. Sambil berbisik pada Yohana “nemu dimana guru seperti ini?” Sambil terus tak lelah mengeluarkan tawa tanda bahagia betul mereka ketemu absor.

“Ayo anak-anak semuanya byaris yang rapi. Ojo sewang-sewangan!”

Anak-anak yang dikepalanya tak punya kosakata aneh itu tetap menggerombol, tak paham.😂

Tapi anehnya. Absor dengan gaya naturalnya bisa menghipnotis anak-anak. Anak-anak bisa “patuh” seketika pada setiap aba-aba yang ia ucapkan. Ia menjadi pembina pramuka yang disegani ketika menjalankan tugasnya. Ia mampu menempatkan posisinya dengan baik. Begitu tutur kak Yohana.

Saya salut.

Entah sudah berapa kali saya menulis tentang ia. Selama stok lucunya masih ada. Akan terus saya tulis.😂😂😂😂

Absor satu-satunya di RLB.
Jika kau ingin membangun gerakan atau komunitas, syarat wajib yang perlu kalian penuhi adalah cari orang seperti Absor. Gerakan kalian Jauh lebih hidup.
Serius.
😂

Sekarang Absor dan Rumah Literasi Banyuwangi sedang berjuang keras bagaimana rumah baca yang ia inisiasi terus tumbuh (sustain): baik buku-bukunya dan kualitas relawan pengelola rumah bacanya.

#PangeranDiPondoknongko
#PahlawanKecil
#KampanyeLiterasi
#RumahBaca
#RelawanNolRupiah
#RelawanMudaPendidikan

Apa kabar kak absor?

 

___________________________________________

NURUL HIKMAH

Co founder Rumah literasi banyuwangi, Pengelola Rumah Baca sahabat kecil ketapang, pengajar di PAUD sahabat Kecil, dan relawan rumah literasi indonesia

Scroll to Top