Pemuda dan Relawan Gagas Wisata Literasi, Gandeng Perhutani dan LMDH

Pegiat Literasi, Fawaid mengungkapkan bahwa keberadan rumah baca di lokasi dekat hutan akan membuat konten wisata lebih memberikan manfaat bagi pengunjung. Pengunjung yang datang tak hanya untuk foto selfie tapi ada konten belajar yang bisa didapat dari keberadaan rumah baca.

“Wisata dan Pendidikan adalah elemen yang ingin kami kolaborasikan. Jadi pengunjung datang dengan senang hati, ketika pulang mereka mendapat inspirasi”, jelas Fawaid, pemuda yang juga sebagai pengelola Rumah Baca Pancoran.

Harapannya tahun depan, Wisata Literasi ini akan ditarget mendatangkan pengunjung yang benar-benar inign belajar melalui paket wisata pendidikan. Konten pembelajaran tematik akan memberikan pengalaman baru tentang cara berwisata di Banyuwangi. Sebab sudah banyak wahana wisata yang pengunjungnya hanya bisa menikmati keindahan alam saja tanpa mendapat inspirasi setelah pulang.

 

Scroll to Top