Dengan adanya program-program tersebut, diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri digital Indonesia dan menjadikan negara ini sebagai salah satu tujuan investasi yang menarik bagi investor asing. Selain itu, pengembangan industri digital juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui terciptanya lapangan kerja yang lebih banyak dan kualitas hidup yang lebih baik.
Peningkatan Literasi dan Kecakapan Digital merupakan salah satu kunci sukses terwujudnya Transformasi Ekonomi melalui Pengembangan Industri Digital.
Di tahun 2030, diperkirakan Adanya Gap 17 juta SDM dan rendahnya tenaga kerja digital berketerampilan tinggi ini (Rancangan Induk Pengembangan Industri Digital Indonesia 2023-2045, 2020) akan menjadi salah satu kendala jika tidak disiapkan dengan baik oleh pemerintah Indonesia.
Menariknya Wahyu Wijayanto, Koordinator Ekonomi Kreatif Direktorat Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian PPN/Bappenas dalam Indonesia Development Forum 2022 menjelaskan bahwa intervensi pemerintah nanti di dalam master plan pengembangan industry digital ini akan berfokus pada tiga aspek dari sisi supply Demand dan juga enabler dari sisi supply adalah terkait dengan pengembangan infrastruktur kemudian aplikasi dan dari sisi device, artinya Negara hadir dalam penyiapan Faktor pemampu yang akan menjadi factor penggerak utama dalam industri Digital di Indonesia
Diharapkan tidak hanya Pemerintah Pusat yang menjadi Tumpuan tetapi Pemerintah daerah juga harusnya memiliki wadah untuk menyiapkan talenta talenta digital untuk pengembangan industry digital. Seperti halnya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang telah memulai untuk menyiapkan talenta digital muda melalui program Jagoan Digital Banyuwangi yang telah diselenggarakan sejak tahun 2021. Ini adalah salah satu upaya pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul dalam Industri Digital melalui ekosistem start up lokal.
Sudah seharusnya Industri digital mulai dikenalkan ke Scoop yang lebih kecil entah itu penyiapan Digital talent, atau ekosistem. Harusnya bisa menyentuh hingga level desa. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) diketahui jumlah desa di Indonesia yakni 81616 desa. Tentu penyiapan Sumber Daya Manusia ini sangat mungkin karena adanya Dana Desa. Dari 81616 desa ketika disiapkan ekosistemnya dan kemudian terhubung satu sama lain, maka tentu akan menjadi industry yang sangat besar dan kuat. Ketika pemerintah pusat sibuk menyiapkan infrastruktur digital ditunjang dengan penyiapan ekosistem talenta digital di tingkat desa melalui Dana Desa karena ini yang akan dirasakan oleh masyarakat. Desa merupakan miniatur Indonesia. Desa berdaya Indonesia Maju.