Relawan Literasi Gagas “Gerakan Cegah Corona Dari Rumah Baca”

Dwi Gusti Merindyah, relawan rumah baca yang akrab dipanggil Merin ini mengaku cemas dengan tingginya kasus positif corona di Indoensia. Ia juga mengatakan meskipun di Banyuwangi belum ada yang dinyatakan positif, warga masyarakat harus tetap waspada.

“Warga harus tetap diedukasi lewat contoh nyata. Saya masih banyak melihat warga belum memahami tentang wabah corona ini. Sehingga saya mengajak relawan untuk bisa terlibat melakukan kampanye lewat aksi nyata”, ungkap Merin, perempuan yang juga berprofesi sebagai guru PAUD Sahabat Kecil.

Adapun bahan yang digunakan untuk membuat disinfekatan bersumber dari iuran relawan. Melibatkan anak-anak rumah baca, cairan disinfektan ini diracik dengan mengikuti standar kesehatan yang ada.

Cairan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam botol-botol kecil yang dibagian atasnya terdapat semprotan manual. Kemudian, relawan bergerak menyemprotkan carian disinfektan malai dari dalam ruangan rumah baca, area bermain, kelas, pondok baca sampai ke bagian-bagian rumah yang sering disentuh.

“Gerakan ini akan dimulai sejak tanggal 26 maret hingga seminggu kedepan dan akan dilakukan oleh jejaring Rumah Literasi Indonesia melibatkan para penggerak lokal”, jelas Merin.

Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak perlu panic namun harus tetap waspada. Menurutnya, virus baru ini memamng mudah menular dengan cara bersentuhan dan droplet, namun dengan menjaga jarak dan tetap dirumah untuk sementara waktu, maka penyebaran virus ini bisa ditekan perlahan.

Scroll to Top