Rutin Ngaji Puisi, Laci Kecil Lahirkan Buku “Biji Pohon Pinus” 

Berangkat dari kegemarannya membaca puisi, duo relawan perempuan yang aktif sebagai penggerak gerakan literasi di komunitas Rumah Literasi Banyuwangi lahirkan buku “Biji Pohon Pinus”. Selama 3 tahun bergerak mengkampanyekan budaya membaca di masyarakat melalui musikalisasi puisi. Laci Kecil, nama yang dipilih sebagai ruang berkarya para relawan untuk mencintai dunia tulis menulis khusunya puisi.

Laci Kecil awalnya merupakan project spontanitas yang gagasannya muncul dari diskusi ringan di salah satu rumah baca. Melihat antusiasme relawan yang menularkan virus literasi melalui program “Gerakan 1000 Rumah Baca”, duo Laci Kecil akhirnya menuangkan perjalanan menumbuhkan semangat pegiat literasi tersebut dalam sebuah barisan puisi.

 

“Kami berdua bukanlah seorang sastrawan, tapi kami mencintai puisi. Kami hanya ingin melukiskan isi pikiran dan perasaan melalui kata-kata. Kami menangkap perjalanan spiritual yang dilakukan para penenun literasi untuk mengajak masyarakat meningkatkan budaya membaca’’, ungkap Faiz, Relawan yang juga mengajar di Yayasan Matahati, sebuah lembaga pendidikan yang memfasilitasi anak-anak berkebutuhan khusus.

 

Scroll to Top