Faiz menjelaskan bahwa kumpulan puisi yang ada di buku tersebut sering kali dibacakan di setiap ruang-ruang diskusi relawan. Ada kegiatan rutin yang digagas sebelum lahirnya buku “Biji Pohon Pinus”, yaitu acara “Ngaji Puisi”. Setiap bulannya Laci Kecil mengundang para relawan untuk berbagi pengalaman dalam hal menulis maupun membacakan puisi. Lokasi nya pun tidak hanya di Basecamp Yayasan Rumah Literasi Indonesia, tetapi bergilir di beberapa titik rumah baca yang di kelola relawan.
Sementara itu Nurul Hikmah, penullis yang berduet dengan Faiz di buku tersebut menjelaskan bahwa melalui ruang berkarya ini, akan lahir banyak penulis muda yang bisa menuangkan ide dan gagasannya melalui media puisi.
“Ini adalah karya awal kami untuk menstimulus kaum muda agar mulai menyukai aktivitas membaca. Beberapa karya kami dijadikan musikalisasi melaui bantuan beberapa relawan yang menyukai musik, sehingga puisi yang awalnya hanya kata-kata akan lebih indah ketika diiringi dengan alunan musik-musik tradisional maupun modern”, Jelas Nurul Hikmah, salah satu inisiator Komunitas Rumah Literasi Banyuwangi.

Saat ini untuk bisa memiliki buku ‘’Biji Pohon Pinus’’ , Laci Kecil membuka Pre Order mulai 23 Januari hingga 5 Februari 2018. Dan 5% dari hasil penjualan buku tersebut akan disumbangkan ke Yayasan Rumah Literasi Indonesia (RLI)u ntuk mensuppport pengembangan jaringan rumah baca yang tersebar di Kabupaten Banyuwangi dan Jember.