Desa Literasi yang diinisiasi melalui upaya kolaborasi antara Rumah Literasi dengan Pemerintah Desa Ketapang sudah dimulai sejak tahun 2017. Saat ini sudah ada 3 rumah baca yang lokasinya di 3 dusun, yaitu Dusun Krajan, Dusun Gunung Remuk dan Dusun Pancoran.

Dengan menggunakan jaringan Rumah Baca yang tersebar dalam lingkup lingkup kecil kehidupan sosial masyarakat (ditingkat dusun), Project Desa Literasi didesain sedemikian rupa untuk bisa melibatkan segenap unsur potensial yang ada di dalam masyarakat agar dapat turut serta dalam penyediaan maupun terlibat langsung pelaksanaan kegiatan kegiatan pembelajaran alternative.
Nurul Hikmah, salah satu inisiator Gerakan 1000 Rumah Baca menegaskan bahwa, untuk menciptakan perubahan perilaku masyarakat, harus dimulai sejak dini. Nurul Hikmah juga menginisiasi Sekolah Pengasuhan Berbasis Komunitas (SPBK) yang salah satu materi wajibnya adalah tentang Narkoba.
“Tidak ada jalan pintas untuk mengubah perilaku masyarakat, sehingga dibutuhkan upaya berkesinambungan dan memastikan ada peluang bagi pemuda untuk bisa menemukan tempat yang tepat dalam menumbuhkan harapan dan cita-citanya”, ungkap Nurul Hikmah, perempuan yang sekaligus menjadi Kepala Sekolah PAUD Sahabat Kecil.
Tahun 2019 ini, Desa Ketapang bersama relawan berkomitmen untuk terus mengembangkan Desa Literasi. Dimana ada 9 indikator capaian yang menjadi ruh program ini. Akselarasi pengembangan ini bakal mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa.