Jangan Jalan Sendirian, Itu Berat. Kolaborasi Saja.

Bergerak dalam kamus besar bahasa indonesia berarti (mulai) melakukan suatu usaha; mengadakan aksi; berusaha giat (dalam lapangan politik, sosial) . Bergerak itu harus dilakukan secara bersama-sama. Mengapa? Berjamaah itu lebih baik daripada sendirian. Lantas bagaimana jika bergerak sendiri ? Bisa!  Namun,  kita hanya memiliki dua kaki dan dua tangan, jarak tempuh…

Continue Reading

“OPLOSAN”, Menumbuhkan Kesadaran Kritis Dalam Berdesa Melalui Literasi Media

Kemajuan di bidang tekhnologi saat ini benar-benar mempengaruhi cara komunikasi dan interaksi manusia. Terutama bagi generasi milenial, perkembangan media sosial berbasis elektonik menjadikan mereka hidup di era informasi yang sangat luas karena mereka lahir di zaman dimana akses internet sudah masuk hingga ke pelosok-pelosok desa. Fakta menarik dari generasi milenial,…

Continue Reading

Indonesia Butuh Lebih Banyak Desa Literasi

Kabar gembira untuk penggerak literasi. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas memasukkan penguatan literasi sebagai salahsatu program prioritas pemerintah untuk tahun 2019 mendatang. ( Sumber: Republika, Penguatan Literasi Jadi Prioritas Nasional ) . Artinya penggerak literasi di support penuh oleh negara. Tanpa repot advokasi tentang literasi masuk ke desa-desa. Hanya…

Continue Reading

Selamat datang rumah tanam pancoran!

Kemarin(19/02), rumah literasi indonesia kedatangan keluarga baru. Kita sambut dengan terbuka.  Sebelumnya, pemilik sekaligus pengelola rumah tanam pancoran diundang mengisi materi di kelas relawan yang rutin diadakan RLI. Kemarin pagi, tim menyempatkan berkunjung menuju salah satu lokasi rumah relawan yang akan menginisiasi rumah baca. Beliau adalah Kak Nurahmadi, pemuda desa…

Continue Reading

Penggerak literasi tak hanya butuh buku

Jika selama ini pandangan penggerak literasi hanya melulu soal buku harap di cek ulang tentang caranya bergerak. Mestinya, kita harus lebih adaptif. Berapa banyak perpustakaan keliling yang mati suri akibat kurangnya kreativitas dalam menarik pengunjung. Buku dibawa kemana mana, kadang pengelola perpustakaan keliling juga tidak tahu buku apa yang sedang…

Continue Reading
Close Menu