Payung hijau menjadi saksi

Bukan pasangan, tetapi mereka saling dukung. Disepertiga malam mereka berkumpul, berceloteh kesana-kemari, membahas hal-hal yang pasti untuk orang-orang disekelilingnya. Mereka itulah 5 pemuda yang selalu ingin dan mengharapkan kemajuan di tanah lahirnya. Mereka terdiri dari 3 perempuan dan 2 laki-laki. Sati, seorang gadis yang masih duduk di bangku SMP, memiliki…

Continue Reading Payung hijau menjadi saksi

Beberapa Hal Ini Harus Diperhatikan Untuk Keberlangsungan Rumah Baca

Sungguh tidak mudah mengelola rumah baca. Apalagi rumah baca yang dikelola sendiri. Rumah baca adalah rumah ilmu. Rumah baca tempat bertumbuh nya ilmu dimana para penghuninya mencintai menuntut ilmu. Rumah yang para pengelolanya banyak melakukan inovasi dalam menghidupkan dan mengkampanyekan baca di lingkungan sekitar. Apalagi perkembangan literasi hari ini sangat…

Continue Reading Beberapa Hal Ini Harus Diperhatikan Untuk Keberlangsungan Rumah Baca

Penggerak literasi tak hanya butuh buku

Jika selama ini pandangan penggerak literasi hanya melulu soal buku harap di cek ulang tentang caranya bergerak. Mestinya, kita harus lebih adaptif. Berapa banyak perpustakaan keliling yang mati suri akibat kurangnya kreativitas dalam menarik pengunjung. Buku dibawa kemana mana, kadang pengelola perpustakaan keliling juga tidak tahu buku apa yang sedang…

Continue Reading Penggerak literasi tak hanya butuh buku

Refleksi Satu Tahun Desa Literasi Ketapang

Tepat Setahun lalu, 18 februari 2017 gagasan desa literasi di luncurkan. Salah satu ikhtiar kecil kami dalam menerjemahkan nawa cita yaitu membangun negara dari pinggiran. Tidak hanya membangun secara fisik dalam gagasan desa literasi lebih menekankan pada pembangunan dimulai dari sumber daya manusianya (SDM). Pembangunan sumber daya manusia (SDM)  tidak…

Continue Reading Refleksi Satu Tahun Desa Literasi Ketapang

Rumah Baca Bisa Jadi Alternatif Pendidikan Zaman Now

Akhir akhir ini kita sering mendengar berita tentang kekerasan yang dilakukan oleh siswa kepada guru. Guru di Sumenep telah menjadi korban kekerasan muridnya. Ahmad Budi Cahyanto sedang mengajar mata pelajaran seni rupa di kelas XII SMAN Torjun. Saat itu siswa berinisial MH tidak mendengarkan pelajaran. Maksud sang guru menegur murid dengan…

Continue Reading Rumah Baca Bisa Jadi Alternatif Pendidikan Zaman Now

Gathering YNCI dan Rumah Literasi Indonesia untuk kolaborasi Bookbuster

Ngumpul nggak hanya sekedar ngobrol Ngumpul nggak hanya sekedar ngobrol Touring nggak hanya sekedar cuci mata Rider sudah nggak jaman lagi dipandang sebelah mata Bersama ”BOOKBUSTER” kita kerja nyata Agar Hak Pendidikan semakin merata Untuk kamu yang ingin menjadi bagian gerakan peduli pendidikan. Mari bergabung dalam barisan Literasi untuk Negeri, Bersama TIM BOOKBUSTER…

Continue Reading Gathering YNCI dan Rumah Literasi Indonesia untuk kolaborasi Bookbuster